mimpi aneh
Ini waktu kok kayak ditarik sejauh jauhnya, jadi lambat. saya kira jam 10 malam, ternyata baru jam 8 malam
weird….
Semalem saudara ada yang dateng, dia bilang “saya *!” pake tanda seru (eh udah ya?). ngobrol sebentar doang soalnya wajahnya keliatan ruwet, isi obrolan nya udah lupa soalnya rasa lebih intens ke gerak gerik dia (dan wajahnya yang keliatan ruwet).
Saudara ini bisa dibilang juragan kontrakan**, dengan rumah2 yang tersebar di penjuru kampung. ketika saya masih sekolah dasar, dia membangun kontrakan nya yang pertama. pabrik yang ada disekitaran hanya ada dua, rajabrana (pabrik tekstil?) dan sosro. setahun berikutnya, membangun lagi kontrakan yang lain, dan terus.. dan terus.. dan terus…
Saudara ini berbekal ijazah smea bekerja di salah satu perusahaan asuransi (dulu berlogo dua banteng), hingga suatu saat diminta mundur karena fitnah teman sekerja yang mempunyai ijazah lebih tinggi (klise kayak sinetron). semenjak mundur dia konsen di usaha kontrakan nya. perkembangan usaha ini tak luput dari gunjingan tetangga, mulai dari dibilang pelihara tuyul, kucing rembes (joke), ato semacam nya lah (klise lagi).
Di puncak hidup (mungkin), Saudara ini terkena sakit parah (yang berkepanjangan) dan lalu mati. ada semacam kepercayaan dalam keluarga bahwa Saudara ini terkena santet, saya sempat mengunjungi nya di solo. tidak ada cahaya hidup di mata nya, hanya ada gelap.
Saudara saya datang semalam, dan dia telah lama mati.
* = salah satu agama.
** = rumah yang di sekat2 agar dapat menampung lebih banyak orang.

ehehehe mimpi .. enak nya mimpi basah
)
Comment by xunam — August 2, 2006 @ 1:29 pm