nexenta os (ngoprek II)
karena primary master akan dipakai, maka harddisk yang sudah terinstall nexenta dipindahkan ke primary slave. bootmanager yang akan dipakai adalah bootmagic (bawaan dari software partition magic).
Begini ceritanya…..
-boot dengan menggunakan InstallCD, masuk kedalam single user mode, bikin direktori a, mount partisi ke situ.
#mkdir a ; mount /dev/dsk/c0d1s0
-buka /a/boot/solaris/bootenv.rc
cari setprop bootpath /pci@0,0/pci-ide@2,5/ide@0/cmdk@0,0:a (@0,0 disini berarti primary master), ganti dengan @1,0 .
-edit /a/etc/vfstab
cari line yang berisi c0d0s0 dan ganti menjadi c0d1s0
-trus #touch /a/reconfigure
-lalu /a/boot/solaris/bin/create_ramdisk -R /a
reboot (keluar dari nexenta)
(setting bootmanager agar ada pilihan booting)
masuk grub, menunggu sesaat… boot archive tidak dapat ditemukan lalu saya terlempar kedalam maintenance mode. ada command yang salah?, tapi kejadian sebelum saya merubah bootenv.rc , vfstab, setelah melewati grub maka pc akan langsung reboot (kernel panic). beberapa hari yang lalu saya sempat membaca salah satu command untuk melakukan recovery boot archive. booting lagi menggunakan InstallCD, masuk melalui single user mode, mount root partition ke direktori a (mkdir a, inget kan?) lalu mengeksekusi command
#bootadm update-archive -f -R /a
reboot….
dan semua berjalan normal
, login melalui gdm, akhirnya menulis posting ini melalui nexenta.
Thanks to Mac from gnusol-beginners forum.
