buku baru j.krishnamurti
kata pengantar dari pak setijadi (Prof. Setijadi, Ph.D., adalah mantan Rektor Universitas Terbuka, dan salah seorang penasehat Yayasan Krishnamurti Indonesia), judul buku ini adalah duduk diam dengan batin yang hening. Dikumpulkan, diterjemahkan dan disunting oleh pak hudoyo hupudio. Sementara menunggu persetujuan pengutipan dan hak penerjemahan dari KFA (Krishnamurti Foundation of America), buku ini diedarkan secara terbatas untuk kalangan sendiri.
PENGANTAR
Judul buku ini diambil dari buku Beginnings of Learning, yang berisi ceramah dan dialog J. Krishnamurti dengan murid-murid di Brockwood Park, England. Judul ini menunjukkan esensi dari apa yang disebut meditasi oleh Krishnamurti.
Meditasi di sini bukan latihan atau persiapan untuk mencapai suatu tujuan tertentu, melainkan keadaan batin yang mengandung ketulusan hati; suatu kerelaan dalam mengamati apa pun yang melintasi kesadaran kita. Kerelaan atau ketulusan itu membawa kepekaan dan gairah hidup yang tinggi, yang mewujud sebagai tindakan. Itulah beberapa makna yang mungkin dapat dilihat sewaktu kita membaca beberapa dari ucapan Krishnamurti tentang meditasi di buku ini.
Buku ini dimulai dari percakapan Krishnamurti dengan siswa dan guru Sekolah Rishi Valley dan Sekolah Rajghat di India, di mana Krishnamurti mengajak siswa dan gurunya untuk bermeditasi. Buku dilanjutkan dengan tema yang sama di Sekolah Brockwood Park.
Bagian kedua membicarakan batin yang hening, yang berarti peniadaan total dari semua yang diketahui. Meditasi dapat dilakukan di mana saja, kapan saja. Bagian ini diambil dari berbagai buku Krishnamurti.
Setelah membicarakan meditasi dan batin yang hening pembicaraan dilanjutkan dengan hal-hal yang lebih mendalam, yang diambilkan dari buku Krishnamuti’s Notebook, di mana Krishnamurti mengajak pembaca mengikuti apa yang dialaminya pada waktu menulis buku tersebut, yang bagi pembaca barangkali terasa sangat asing dan luar biasa.
Bagian ketiga, sebagai penutup, diambil dari percakapan Krishnamurti dengan Dr. David Bohm, seorang guru besar dan fisikawan terkenal. Bohm adalah teman lama Krishnamurti yang kerap kali berdialog bersama. Bohm juga mengembangkan teori fisikanya yang memasukkan kesatuan yang mengamati dan yang diamati. Percakapan ini menandai pertemuan antara spiritualitas dan sains pada dewasa ini.
Penerjemah buku ini adalah Dr. Hudoyo Hupudio, M.P.H., seorang dokter dan spiritualis, yang mendalami ajaran Krishnamurti, dan menyelenggarakan retret Meditasi Mengenal Diri (MMD). Retret MMD memfasilitasi meditasi sesuai ajaran Krishnamurti di atas.
Setijadi, Ph.D.
/*bagi teman2 yang berkeinginan untuk mendapatkan ebook ini, silahkan kirim email ke fsckedt[at]gmail[dot]com*/

saya ingin sekali mempelajari buku krishnamurti
Comment by davy — December 12, 2007 @ 11:20 pm
Tidak ada yg harus di komentari,membiarkan semua menjd apa adanya.
Comment by rini astaman — May 10, 2009 @ 2:59 am