bengong

March 28, 2008

MMD Menemukan Wujud Finalnya

Filed under: life

MMD MENEMUKAN WUJUD FINALNYA

Pada waktu Meditasi Mengenal Diri (MMD) mulai diajarkan pada Mei 2000, modelnya mengikuti meditasi vipassana versi Mahasi Sayadaw. Selama beberapa tahun kemudian, model ini tetap dipertahankan.

Beberapa karakteristik dari meditasi vipassana versi Mahasi Sayadaw adalah:

(1) menggunakan Maha-satipatthana-sutta sebagai referensi,

(2) dilandasi oleh usaha (viriya) yang maksimal,

(3) menekankan konsentrasi pada “obyek utama”, yakni napas pada meditasi duduk, dan langkah pada meditasi jalan, di samping menyadari pula segala fenomena lain yang masuk melalui indra-indra selama bermeditasi,

(4) menggunakan beberapa teknik untuk memperkuat konsentrasi, yakni:

- mencatat (naming, labeling) segala sesuatu yang diamati,
- memperlambat semaksimal mungkin segala gerakan tubuh ketika meditasi jalan dan ketika melakukan kegiatan sehari-hari.

(5) bertujuan mencapai ‘nyana-nyana’ (pencerahan, insights) yang bertingkat-tingkat, yang berpuncak pada tercapainya magga & phala, yakni kesadaran ariya (suci) Sotapana dst sampai Nibbana (Nirwana).

Dalam perkembangan MMD selanjutnya, dalam interaksi pembimbing dan para praktisi MMD yang serius, secara berangsur-angsur berkembanglah suatu versi meditasi vipassana yang sama sekali berbeda. Versi vipassana ini banyak diilhami oleh pencerahan & ajaran J. Krishnamurti.

Namun, ini bukan berarti bahwa MMD telah menyimpang dari ajaran Buddha Gotama yang asli. Oleh karena, ternyata kemudian ditemukan sutta-sutta dalam kitab suci Tipitaka Pali yang mengandung ajaran meditasi oleh Buddha Gotama yang persis sama dengan meditasi yang diajarkan oleh J. Krishnamurti. Sutta-sutta itu adalah:
(1) Bahiya-sutta (Udana, 1.10)
(2) Malunkyaputta-sutta (Samyutta-nikaya, 35.95)
(3) Kalaka-sutta (Anguttara-nikaya, 4.24)
Tambahan pula, mengingat sutta-sutta ini termasuk sutta-sutta pendek, dapat disimpulkan mereka berasal dari masa yang relatif lebih tua dari kitab suci Tipitaka Pali.

Sejak tahun 2007 sampai sekarang, praktik MMD berangsur-angsur telah menemukan wujudnya yang final, yang amat berbeda dengan meditasi vipassana versi Mahasi Sayadaw atau dengan teknik-teknik meditasi vipassana lainnya. Beberapa karakteristik MMD yang berbeda itu adalah:

(1) menggunakan Bahiya-sutta, Malunkyaputta-sutta dan Kalaka-sutta sebagai referensi;

(2) sama sekali tidak dilandasi oleh usaha (viriya) - alih-alih menekankan pada sadar/eling (sati) secara pasif (usaha dipahami sebagai gerak dari pikiran/si aku/atta);

(3) tidak menekankan pada konsentrasi, melainkan pengembangan sadar/eling (sati) seluas-luasnya, tanpa mengamati satu obyek dalam waktu relatif lama (tidak ada “mengamati” secara sengaja) – dalam keadaan ini konsentrasi akan berkembang dengan sendirinya—bukan dibuat/disengaja—bersama dengan berkembangnya keheningan;

(4) karena tidak mengembangkan konsentrasi secara sengaja, maka tidak menggunakan teknik apa pun, seperti “mencatat”–yang adalah gerak pikiranatau memperlambat gerakangerakan tubuh akan melambat dengan sendirinya bersama menguatnya kesadaran;

(5) tidak mempunyai tujuan, cita-cita atau harapan apa pun yang disadari, tidak bertujuan mencapai “nyana-nyana”, bahkan tidak bertujuan mencapai nibbana, di masa depan; alih-alih, sekadar menyadari munculnya si aku/atta dalam segala bentuknya dari saat ke saat, pada saat kini.

Di dalam retret MMD, perbedaan mendasar dengan teknik meditasi vipassana versi Mahasi Sayadaw atau dengan teknik-teknik meditasi vipassana lainnya terlihat nyata pada kesulitan yang dihadapi oleh para peserta retret yang sebelumnya telah terbiasa dengan teknik-teknik meditasi vipassana tertentu. Dalam beberapa jam pertama, mereka harus “membongkar” keterkondisian terhadap teknik-teknik meditasi vipassana itu, untuk dapat masuk ke dalam keheningan MMD yang tanpa teknik, tanpa tujuan dan tanpa usaha apa pun.

Pada beberapa peserta retret yang berhasil mengatasi keterkondisiannya pada teknik-teknik meditasi vipassana tertentu, akan dirasakan suatu kelegaan, keringanan, kejernihan, seolah-olah suatu beban yang berat terlepas dari pundak, yakni “beban meditasi”.

Mengingat adanya perbedaan-perbedaan mendasar di antara MMD dengan berbagai teknik meditasi vipassana lain, maka semakin dirasa mendesak perlunya sebuah buku panduan MMD yang lengkap.

Pembimbing,
Hudoyo Hupudio

February 9, 2008

Berjalan pelan

Filed under: sepi, gak penting

Semua sedang berjalan pelan disekitar sini dengan rutinitas yang biasa saja dan membuat kantuk selalu menyergap. Awal yang menggebu perlahan meredup.

“eh bro, mending ente siapin diri buat lari marathon bentar lagi”

Pikir saya, benar juga apa yang dibilang teman itu.

February 7, 2008

Selamat Tahun Baru

Filed under: sepi, life

Selamat Tahun Baru.

:)

December 6, 2007

Jadwal Retret Meditasi Mengenal Diri (MMD) Tahun 2008

Filed under: life

Teman-teman peminat meditasi,

Berikut ini saya sampaikan jadwal retret Meditasi Mengenal Diri (MMD)
untuk tahun 2008:

============================================

*** MMD SEMINGGU:

(Retret dimulai pada tanggal bersangkutan pukul 19 (malam), dan berakhir
pada tanggal bersangkutan pukul 07 (pagi).)

============================================

- 29 Feb s.d. 8 Mar 2008 : Brahmavihara-arama (Bali) (menunggu persetujuan
pengurus BVA)
- 9 - 17 Agustus 2008 : Cipanas (tempat meditasi Bpk Tatang Kurdi)
- 24 Des ‘08 - 1 Jan ‘09 : Vihara Mendut (Jawa Tengah)

Pendafftaran:
- Untuk di Brahmavihara-arama, pada: Wijaya Darma, 0812 361 3000,

- Untuk di Cipanas, pada: Hudoyo, 0811 87 34 90,
- Untuk di Vihara Mendut, pada: Waluyo, 0812 294 31 13,

(Perhatian: tempat untuk retret di Vihara MENDUT biasanya terisi penuh 2
bulan sebelumnya; harap mendaftar sedini mungkin.)

=============================================

*** MMD AKHIR PEKAN:

(Retret dimulai pada tanggal bersangkutan pukul 19 (malam), dan berakhir
pada tanggal bersangkutan pukul 11 (pagi).)

=============================================

* Di Vihara SIRIPADA, Tangerang:
(sementara, menunggu persetujuan akhir Pengurus Vihara Siripada)

- 21 - 23 Maret 2008
- 11 - 13 Juli 2008
- 21 - 23 November 2008

Pendaftaran pada: Tjitji Marginu, 0812 95 55 263,

——————————————————-

* Di Cipanas (tempat meditasi Bpk Tatang Kurdi):

- 11 - 13 Januari 2008
- 11 - 13 April 2008
- 7 - 9 November 2008

Pendaftaran pada: Hudoyo, 0811 87 34 90,

———————————————————

* Di Vihara MENDUT (Jawa Tengah):

- 8 - 10 Februari 2008
- 13 - 15 Juni 2008
- 17 - 19 Oktober 2008

Pendaftaran pada: Waluyo, 0812 294 31 13,

(Perhatian: tempat untuk retret di Vihara MENDUT biasanya terisi penuh 2
bulan sebelumnya; harap mendaftar sedini mungkin.)

——————————————————–

* Di BRAHMAVIHARA-ARAMA (Bali):
(sementara, menunggu persetujuan akhir Pengurus Brahmavihara-arama)

- 23 - 25 Mei 2008 (khusus untuk rombongan dari Australia & New Zealand)
- 27 - 29 Juni 20008
- 26 - 28 September 2008
- 12 - 14 Desember 2008

Pendaftaran pada: Wijaya Darma, 0812 361 3000,

=============================================

CATATAN:
Jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu. Setiap perubahan akan diumumkan di
milis ini.

Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi saya: Hudoyo, 0811 87 34 90,

Salam,
Pdt. Dr. Hudoyo Hupudio, MPH
Pembimbing

berjalan lagi

Filed under: sepi, gak penting

Sudah waktunya untuk berjalan kembali, entah kemana dan entah kenapa.

September 17, 2007

satu halangan

Filed under: sepi, gak penting

Satu halangan lalu semua rencana ambyar.
Ealah, cemen bener sih :P .

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M